Apalagi pernyataan Direktur RSUD Haulussy yang sempat direkam dan akhirnya tersebar dan diterima anggota DPRD Maluku. Isinya, mengisyaratkan jika ada ” deal-deal’ tertentu. Akibatnya, Komisi IV kena bully.
“Pak direktur, jaga komunikasi anda dengan mitra, jangan anda berpikir negatif. Belum lama ini saya menelepon anda namun tidak direspon, padahal kami hanya akan menyampaikan kebutuhan masyarakat, jangan memelihara hal-hal negatif dalam pikiran anda,” kata Rovik Afifudin kesal.
Komisi IV meminta agar Tim Jasa Pelayanan tetap diakomodir tanpa syarat.
“Pak direktur, ini kritik membangun, jangan anda merasa dengan apa yangbterjadi saat ini maka mereka akan menyerang anda. Masih untung masalah ini terkuak, anda baru bergabung di RSUD Haulussy, akan srmakin sulit jika masalah ini tidak bisa direspon positif,” kata Afifudin lagi.
Afifudin mengingatkan direktur jika karakter orang Maluku berbeda dengan daerah lain.
“Orang Maluku pada umumnya tidak akan mau berkompromi dengan sesuatu yang dianggap salah, selain itu, jangan makan apa yang bukan hak, siapa yang kerja dia yang berhak nikmati hasilnya,” kata politisi PPP ini. (HS-16)
