“Peristiwa bentrok antar warga yang terjadi di kota Tual beberapa waktu lalu menjadi pelajaran buat kita semua, dan saya minta tidak boleh terjadi lagi di daerah ini,” himbau Gubernur.

Di tempat yang sama, Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menyatakan Masjid Al-Anshor merupakan salah satu sarana ibadah. Namun dalam proses pembangunannya, terdapat peran ASN dan masyarakat yang beragama Kristen Protestan/Katolik untuk bekerjasama. Tujuannya membangun kembali kehidupan religius masyarakat.

“Masjid ini ada keringat (Kerjasama) saudara-saudara kami beragama Kristen Protestan/Katolik. Dan bukan Masjid ini saja, tapi di beberapa tempat Masjid dan Gereja yang kami bangun, saya selalu mengajak seluruh ASN beragama Islam/Kristen Protestan/Katolik kami untuk datang membantu,” kata Hanubun.

Turut hadir Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Wakil Ketua DPRD Azis Sangkala, Penjabat Sekda Maluku Sadali Ie, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov, Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun/Ibu Eva Elya Hanubun, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Maluku Tenggara, Kepala Kecamatan Kei Kecil C. Rettob, Pj. Ohoi Dunwahan Darius Lefteuw dan jajaran, sejumlah tokoh masyarakat/adat/agama. (*)