Gubernur mengaku bangga berada di tengah-tengah masyarakat Maluku Tenggara khususnya di Ohoi Dunwahan, apalagi dirinya diberikan gelar adat Vis Bad yang berarti memperbaiki yang rusak menjadi baik, oleh dewan adat di Kepulauan Kei.

Gubernur mengajak umat Islam di Kabupaten Maluku Tenggara tak terkecuali pengurus beserta jamaah Masjid Al-Anshor untuk memakmurkan dan meningkatkan peran Masjid dalam menjawab persoalan umat

“Program kerja dari kepengurusan Masjid jangan hanya terpaku pada kegiatan ibadah, tetapi juga harus diperluas dalam konteks pengembangan Masjid seperti membangun Yayasan Masjid yang bertujuan meningkatkan pendidikan serta interaksi sosial umat di lingkungan dan sekitarnya,” ajak Murad.

Gubernur kemudian menghimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Tenggara khususnya masyarakat Ohoi Dunwahan untuk menjaga keamanan dan kedamaian. Bila terdapat persoalan, sebaiknya diselesaikan secara arif dan bijaksana dengan melibatkan tokoh adat/agama/pemerintah negeri dan aparat keamanan.