SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Maluku menjadi ancaman bagi kesehatan warga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya yang berisiko terdampak paparan asap.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker saat terpaksa keluar rumah, serta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan.
“Menghadapi kondisi kabut asap, saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan,” ujar Hendrik, Selasa (13/10/2026).
Ia meminta warga mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di luar rumah. Masyarakat juga diharapkan tidak mengabaikan perlindungan terhadap anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya yang berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Kalau bisa, kurangi aktivitas di luar ruangan sebisa mungkin dan tetaplah beraktivitas di rumah. Bila terpaksa keluar rumah, gunakan masker serta lindungi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan dari paparan asap,” terangnya.
Selain mengingatkan masyarakat tentang kesehatan, Hendrik juga menyoroti kebiasaan membakar sampah secara sembarangan yang berpotensi memperburuk pencemaran udara. Ia meminta warga menghentikan praktik tersebut agar kondisi lingkungan tidak semakin memburuk.
“Saya mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran sembarangan yang dapat memperburuk kondisi,” tegasnya.
Di sisi lain, Hendrik meminta pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait meningkatkan pemantauan serta mempercepat langkah penanganan secara terkoordinasi.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi dampak kabut asap sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan keselamatan lingkungan.
“Kepada pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait, saya minta supaya meningkatkan pemantauan dan mengambil langkah penanganan secara cepat dan terkoordinasi demi kesehatan lingkungan dan keselamatan bersama,” tandas Hendrik. (RED)

Tinggalkan Balasan