Kehadirannya di Talake, menurut Dandim adalah wujud dukungan nyata kepada anak-anak milenial ini dan ia berharap komunitas ini semakin besar agar dampaknya semakin dirasakan terutama menularkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Baca juga: Tiga Tahun Aktif, Bank Sampah Alstonia Jadi Model

Ia menuturkan, masalah sampah harus menjadi perhatian bersama. Kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan. Kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan dijadikan gaya hidup, khususnya masyarakat yang ada di pesisir pantai karena sepanjang pinggiran pantai langsung terlihat siapa saja dan menjadi destinasi wisata. Keindahan dan kebersihan pantai, kata Dandim, ibarat pintu depan rumah. Jika bersih di depan akan menarik orang untuk datang berkunjung.

Sampah dari dasar laut yang berhasil dibersihkan dan diangkat

“ Mari kita jaga alam ini supaya alam juga bisa jaga kita. Di sepanjang pinggiran pantai. Menjadi icon kita semua orang Maluku. Di saat wisatawan datang, mereka datang melihat keindahan pantai. Cermin, orang bilang pintu muka. Kalau orang melihat muka bagus, pasti di belakang juga pasti lebih tertarik untuk masuk Ambon,” tandasnya.