Dikatakan, jajaran Kodam XVI Pattimura sendiri setiap hari Jumat juga rutin membersihkan sampah-sampah di bawah laut di sekitar Tapal Kuda, Benteng, Kecamatan Nusaniwe. Kendati tiap Jumat dibersihkan, tetap saja ada sampah di dasar air laut. Hal ini menurutnya menunjukan bahwa kesadaran masyarakat di pinggir pantai dan di tempat-tempat  lain masih kurang. Padahal sampah plastik biarpun kecil tapi dampak buruknya bagi lingkungan akan nyata ditanggung makhluk hidup karena sampah plastik tidak mudah terurai.

Baca juga: Dispar Maluku Inisiasi Pengelolaan Sampah Gandeng Pegadaian

“ Kembali kesadaran diri pribadi. Mungkin di tempat-tempat tertentu sudah disediakan tempat sampah tetapi kesadaran manusia sendiri seakan-akan tidak peduli dengan itu.  Di tempat-tempat umum, fasilitas-fasilitas umum, kita masih melihat banyak masyarakat belum sadar,” terangnya.

Asisten II Pemerintah Kota Ambon, R. Silooy

Senada dengan Dandim, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Ambon, Robby Silooy yang hadir mewakili Walikota Ambon juga mengaku sangat bangga dengan aktivitas NDC dan Komunitas Lebe Bae. Apalagi sebagian besar anak-anak ini berasal dari negeri Amahusu, sama sepertinya.