Diharapkan, kerja Pansus dapat menjahit lembaran konflik sosial di Desa Pelauw, mengingat beberapa tahun terakhir interaksi sosial antar kedua kubu menunjukan langka positif.
Ruang-ruang pertemuan yang terjadi di luar Desa Pelauw antar kedua pihak yang berkonflik pun kerap terjadi, baik itu di Ambon ataupun di hutan petuanan desa Pelauw.
Erdy Menambahkan, Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian serius pihak keamanan TNI Polri, pergerakan interaksi sosial yang mulai menunjukan perkembangan positif jangan lagi disisipi oleh oknum-oknum yang cenderung melakukan tindakan provokasi yang bisa berdampak terhadap gangguan akan upaya rekonsiliasi dan kamtibmas di Pulau Haruku. (*)
