SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dioperasikan oleh Inpex Masela Ltd untuk mengembangkan Lapangan Gas Abadi, akan segera dibangun.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengatakan, setelah melewatu puluhan tahun, baru di tahun 2026 ini diperkirakan akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Blok Masela di Kepulauan Tanimbar.

“Kita bersyukur, dalam waktu yang tidak lama akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Blok Masela di Tanimbar sana,” kata Hendrik di acara Halal Bi Halal Hena Hetu, Rabu (15/4/2026).

Dia juga mengaku telah membentuk tim terpadu untuk menyelesaikan dampak sosialnya. Karena penggunaan kawasan hutan oleh pihak consorsium, inpex, pertamina dan petromax disana.

Kata Hendrik, jika proyek gas abadi Blok Masela itu sudah beroperasi, maka peluang kerja yang akan terbuka disana itu belasan ribu tenaga kerja baru. Itu merupakan tantangan untuk generasi Maluku kedepan.

“Beta (saya) ingin semua orang Maluku punya kesempatan juga untuk bekerja di pulau gas terbesar di Asia Tenggara itu. Bagaimana caranya, yah harus tingkatkan kemampuan sumberdaya manusia untuk memenuhi kebutuhan kerja disana,” ujarnya.

Sebab, disana nanti yang ditanya adalah latar belakang ilmu, pengalaman kerja, keahlian dan sebagainya. Untuk itu, harus mempersiapkan diri sejak dini. Karena sebagai bagian dari NKRI, Maluku tidak bisa menutup diri dari para pencari kerja yang datang dari luar daerah.

Meski begitu, dia menegaskan bakal menyampaikan ke pihak kontraktor Inpex dan siapa saja yang akan berinveatasi di Maluku, bahwa akan kooperatif membantu investasi dengan tiga syarat utama.

Syarat pertama, patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan berlaku, terutama menyangkut hukum perijinan dan hukum-hukum lingkungan. Yang kedua, harus bisa merekrut tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya.

“Dan yang ketiga adalah kalau ada teknologi dan ilmu pengetahuan yang harus dialihkan atau transfer, harus ditransferkan ke pekerja lokal Maluku,”tambah Hendrik. (RED)