27.7 C
Ambon City
Kamis, 13 Juni 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Richard Gagal Pimpin Ambon

AMBON, SPEKTRUM – Kota Ambon dibawa komando Richard Louhenapessy “RL” dinilai telah gagal dalam memimpin kota bertajuk manise ini. publik mengevaluasi kinerja RL hampir sepuluh tahun memimpin Ambon, belum membawa perubahan dan perkembangan berarti bagi warga.

Beberapa alasan dijadikan sampel atas kegagalan RL. Pubik menilai ditangan RL, pengelolaan keuangan Kota Ambon tidak maksimal bahkan meninggalkan sejumlah persoalan (utang). Sebut saja, dana sertifikasi guru, perjanjian pemberian insentif bagi guru PAUD serta hutang di pihak ketiga.

“Kegagalan RL memimpin Kota Ambon bakal terungkap jika Kota Ambon di tahun 2019 gagal mempertahankan predikat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2019 yang akan dibacakan pada 2020,” kata kader Partai Golkar Kota Ambon yang enggan namanya dikorbankan kepada Spektrum di Ambon, kemarin.

Menurutnya, dengan kondisi keuangan morat marit seperti saat ini, sulit bagi Pemerintah Kota Ambon untuk peroleh penilaian BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penggunaan anggaran tahun 2019.  “Saat ini penggunaan anggaran di Pemkot Ambon morat marit bahkan mengakibatkan defisit, bahkan ada hutang pihak ketiga dan lainnya,” kata sumber ini.

Menurutnya,  RL beserta stafnya selalu menyembunyikan kondisi keuangan Kota Ambon dari masyarakat. “Kalau dibilang tidak ada masalah namun muncul pertanyaan, kenapa ada tunggakan pembayaran dana sertifikasi guru bahkan hutang pihak ketiga. Mereka ini warga Kota Ambon yang berhak menerima hak mereka,” tandasnya.

Jangan sampai, ingatnya, ASN juga dipaksakan untuk melindungi atau menyimpan borok Pemkot terkait pengelolaan anggaran. “Jangan ada istilah bawahan wajib mengatakan, siap salah,” tegasnya.

Dia mengaku, pihaknya sering didatangi guru, ASN lingkup Pemkot Ambon yang SPPD-nya belum terbayangkan serta pihak ketiga yang biaya pekerjaannya juga tertunda pembayarannya.

“Ditambah lagi dengan janji muluk bagi 95 guru PAUD yang akan menerima Rp 4 juta per orang tahun 2019 lalu. Realisasinya ? Masih banyak hal yang mengidentifikasikan kegagalan RL pimpin Kota Ambon,” tegasnya. (S-16)

Berita Terkait

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles