Menurutnya, dari penjelasan yang disampaikan masing-masing Pemda serta aparat keamanan, upaya penyelesaian konflik sudah dilakukan maksimal.

Bahkan, sejumlah Ohoi yang bertikai telah didatangi Bupati, Walikota, tokoh agama maupun tokoh adat sebagai bentuk upaya konsolidasi perdamaian.

“Dan kini kondisi kamtibmas di sejumlah Ohoi yang berkonflik sudah kondusif,” paparnya

Sementara itu, Bupati Malra, M. Thaher Hanubun mengatakan, Ohoi yang bertikai diantaranya Ohoi Ohoibun atas dan bawah, Ohoi Ohoitel dan Ohoi Ohoitahit Tual, Komplek Lampu Merah Ohoijan dan Komplek Pemda Malra, Komplek Waerhir Atas dan Komplek SKB UN Tual, Ohoi Ohoidertut dan Ohoi Ohoiren Malra.

Dikatakan, konflik ini juga membuat 167 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 540 jiwa terpaksa mengungsi.

“Tapi kita kerja dengan hati. Kita datangi dan duduk bersama. Libatkan tokoh agama dan juga tokoh adat. Alhamdulilah sudah ada kesepakatan perdamaian,” ujarnya