Kegiatan AUPC ini, kata Naufal,  dapat membangkitkan pariwisata sehingga ia sangat mendukung sekali agenda ini dijadikan sebagai buzzer atau recovery agenda karena akan banyak menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar, terutama ekonomi biru atau ekonomi berbasis kelautan.

Baca juga: Danlanud: Mari Kita Jaga Laut, Laut Jaga Kita

“ Itu akan sangat membantu dalam pariwisata ini. Saya tentu saja orang yang concern dengan pariwisata juga dan saya harapannya kegiatan kali ini banyak bermanfaat untuk pariwisata Ambon terutama dan pariwisata secara umum,” terangnya.

Ia baru dua kali ikut lomba seperti ini. Kali pertama di Maratua, Kalimantan Selatan. Untuk AUPC ini, ia ikut lomba kategori Wide Angle. Fun Dive di hari pertama, ia hanya memfokuskan pada setting kamera dan membiasakan dengan kondisi alam di sekitar lokasi lomba.

 “ Fun dive, bagus, lumayan. Visibility lumayan. Bisa. Untuk mengambil wide memang ada tantangannya, secara keseluruhan saya memang tidak mengambil by scenerynya tapi untuk setting, untuk memaksimalkan setting atau lebih familiar dengan saya dan kondisi alam yang di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Brian Vaccarella, peserta dari Los Angeles, Amerika Serikat mengungkapkan, ia tertarik ikut lomba memang motivasinya untuk menjadi pemenang lomba. Namun tidak hanya berharap menjadi pemenang saja. Ia juga tertarik datang ke Ambon karena melihat Ambon adalah tempat yang indah. Belum banyak penyelam yang datang menyelam di laut Ambon sehingga tidak hingar bingar seperti di tempat lain.

Brian Vaccarella, peserta AUPC dari Los Angeles, Amerika Serikat

“Quit. Not so busy. Some other places beautiful for diving. So, that nice for me. To come and join in Ambon again. Have a great time, beautiful places. So, iam back again to be champion. Because I know somebody participant from other competition so not so much for the prize. Is for beautiful water dan pictures and so I can be better than the other guys,” ungkapnya sambil tertawa riang. (HS.17)