Juli 28, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Danlanud: Mari Kita Jaga Laut, Laut Jaga Kita

Danlanud: Mari Kita Jaga Laut, Laut Jaga Kita

AMBON, SPEKTRUM– Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Pattimura, Kolonel Pnb. Sapuan tak henti-hentinya menghimbau warga Maluku, khususnya Kota Ambon agar selalu menjaga laut. Tidak membuang sampah di laut dan rajin membersihkannya agar laut dan pesisir pantai di Maluku dapat terus diandalkan sebagai ikon pariwisata.

Hal ini dikatakannya usai rapat persiapan Lomba Fotografi Bawah Laut di Mako Lanud Pattimura, Laha, Rabu (10/2/2021).

“ Seperti prinsip yang kita anut, mari kita jaga laut, laut akan jaga kita,” pintanya.

Lanud Pattimura, lanjut Danlanud, sudah seringkali melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan pantai bersama para pemangku kepentingan bahkan mengerahkan seluruh personil setiap hari Sabtu untuk membersihkan pantai.

Ia juga menekankan pentingnya kebersihan lingkungan terutama sampah di bawah laut yang mengganggu ekosistem laut dan membahayakan kesehatan manusia. Setiap ada kesempatan, pihaknya tak lupa mengingatkan pemerintah daerah tentang hal ini.

“Kita serius. Sudah sering kita lakukan. Bukan hanya karena kegiatan (lomba) ini. Kita tekankan, sudah sering kita sampaikan ke pemerintah kota. Selayaknya ada perhatian khusus,” ungkapnya.

Komunitas Penyelam Nusaniwe (Nusaniwe Divers Community) sedang membersihkan sampah di laut sekitar Tanah Lapang Kecil (Talake)

Danlanud berharap di kegiatan lomba fotografi bawah laut, bulan depan, ada sesi khusus, semacam bhakti sosial bersama para penyelam untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di permukaan laut maupun di bawah air laut.

“ Sebaiknya diacarakan, satu flat, sesi untuk clean up, mereka juga akan senang karena itu sifatnya charity atau bakti sosial. Sebenarnya kita malu. Mereka tamu tapi harus ngurusi sampah tapi mereka akan senang kalau kita acarakan. Yang banyak saya rasa di Teluk Ambon ini. Di Pintu Kota belum begitu banyak.  Di Seri banyak,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Logistik (KadisLog) Lanud Pattimura, Letkol Kal Deddy Setiawan menambahkan, ia pernah menegur awak kapal feri ASDP di Waipirit yang tidak memperdulikan penumpang yang membuang sampah sembarangan, bahkan di laut. Padahal ada kantong-kantong dan bak sampah yang telah disediakan.

Ia berharap, warga juga tidak segan-segan saling menegur untuk menumbuhkan kebiasaan tertib membuang sampah pada tempatnya. Apalagi di bawah Jembatan Merah Putih (JMP), aneka sampah plastik memenuhi  pantai, sangat jelas terlihat ketika air laut surut.

Sampah yang berhasil dibersihkan dan diangkat dari dasar laut

“ Di bawah JMP kalau air surut, saya kira ikan Kerapu ternyata plastik aqua di situ. Yang naik kapal-kapal feri, saya berapa kali menegur. Punya pack, pack hitam untuk sampah itu jangan buang di laut. Kita harus berani menegur. Sama-sama berani menegur,” pintanya.

Menurut KadisLog, dengan memberikan teguran, orang akan sadar dan malu. Jika dibiarkan saja, orang akan terbiasa dan merasa tidak ada masalah dengan membuang sampah sembarangan. Saling menegur juga merupakan upaya edukasi bersama. Dimulai dari diri sendiri dan menularkannya kepada lingkungan terkecil yaitu keluarga dan teman-teman. Lama kelamaan hal ini akan membesar dan menjadi kebiasaan baru.

“Kita sama-sama mendorong ke arah sana. Dari event-event seperti ini. Mungkin Lanud ini event-nya. Nanti Polairud apa lagi? Dari Basarnas, Bakamla. Dari Lanal dari kodam, kita akan sinergikan. Itu jualan kita. Laut itu jadi jualan kita. Masak jualan kita, kita kotori?,” tandasnya. (HS.17).

Pin It on Pinterest