Neniari, sambungnya, berada pada kawasan hutan lindung karena berada pada posisi hulu sungai besar di Pulau Seram. Hal ini membuat Pemerintah Daerah sulit membuka akses ke Desa Neniari.

Menurutnya, ada beberapa persoalan yang terjadi di daerah- daerah pegunungan, termasuk Desa Neniari yang saat ini ramai akibat pemberitaan digotongnya ibu yang hendak melahirkan dari Desa tersebut.

“Status kawasan Desa Neniari- Riring dan beberapa Desa, diantaranya, Desa Lohia Sapalewa, itu sedang kami perjuangkan hingga ke tingkat Provinsi. Saya bersama Pemerintah Desa sudah ke Pemda SBB, dan Bupati berjanji dalam tahun ini akan dibuka jalan,”katanya.

Ia khawatir, sembilan Negeri, yakni Negeri Nuruwe, Wakolo, Patahuwe, Lomoly, Neniari Piru dan Neniari Gunung, akan muncul korban akibat meninggalnya ibu hamil dan banyak persoalan lain yang terjadi hanya karena tidak tersedianya infrastruktur jalan.