SPEKTRUMONLINE.COM, SBT – Investasi pengembangan Pisang Abaka di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) oleh PT Spice Islands Maluku (SIM) mulai berjalan.

PT. SIM telah melakukan survei lokasi untuk penanaman Pisang Abaka. Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten SBT, Sofyan Waraiya, Rabu (10/12/2025).

Dia menjelaskan, ada dua lokasi yang sudah ditinjau lansung oleh Manager Operasional PT SIM untuk dijadikan sebagai lahan produksi maupun budidaya Pisang Abaka. Sofyan memastikan lahan yang di gunakan itu aman, karena masuk dalam kawasan Areal Penggunaan Lain (APL).

“Tentu menjadi catatan bagi kami untuk memastikan lokasi tersebut harus memenuhi syarat, tidak boleh masuk dalam kawasan hutan, tapi masuk dalam kawasan APL. Jadi titik yang kami ambil adalah sebagian lahan di Kecamatan Bula Barat dan Siwalalat,”jelas Sofyan.

Kata dia, dua areal survey itu dianggap berpotensi. Namun titik yang akan di tetapkan sebagai lahan produksi Pisang Abaka harus sesuai kriteria yang di inginkan perusahaan, salah satunya berhubungan dengan status lahan yang mendapat izin dari pemerintah desa dan izin pemerintah daerah.

Dia menyebut, awal Januari 2026, pihak perusahaan menyampaikan proposal kerjasamanya kepada pemerintah daerah untuk berinvestasi.

“Kami berharap investasi yang menyerap ratusan bahkan ribuan tenaga kerja itu secepatnya terlaksana, karena akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah,”ujarnya.

Selain berdampak terhadap pendapatan daerah, investasi ini juga dapat membantu pemerintah daerah dalam upaya terkait dengam menekan angka pengangguran melalyi penyerapan tenaga kerja oleh perusahaan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Berdasarkan hasil diskusi dengan Manager PT SIM, kurang lebih lahan 1.000 hektar membutuhkan tenaga kerja sebanyak 350 orang, apabila 3.000 Hektar, maka tenaga kerja yang di butuhkan berkisar 1.050 orang,”jelasn Sofyan. (RED)