SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Kepala Kantor Kecamatan Taniwel Timur Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Thomas Maweni mengancam salah satu warga Desa Makububui.
Ancaman tersebut diduga berkaitan dengan laporan dugaan korupsi pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa (DD/ADD) Makububui yang disampaikan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) SBB beberapa waktu lalu.
Dalam laporan tersebut, Thomas Maweni diduga melakukan penyimpangan terhadap DD dan ADD tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025 senilai Rp7 miliar, saat dirinya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Makububui.
Laporan yang disampaikan warga bersama kuasa hukum, Alimin Maruapey ke Kejari SBB itu disertai dengan bukti realisasi penggunaan DD dan ADD yang dinilai tidak rasional serta tidak sesuai dengan fakta pembuktian fisik di lapangan.
LL, salah satu warga Makububui kepada wartawan beberapa hari kemarin mengaku didatangi di kediamannya oleh sekelompok orang di yang diduga merupakan suruhan Camat Taniwel Timur, Thomas Maweni.
Mereka datang mengancam dan memintanya melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan terkait laporan yang disampaikan ke Kejari SBB.
“Beta (saya) dapat ancam dari camat pung (punya) orang-orang. Dong (mereka) minta beta klarifikasi,”ujar LL.
Hingga berita ini turun, Camat Taniwel Timur, Thomas Maweni belum dapat dikonfirmasi, baik terhadap laporan yang menyeret namanya maupun terhadap ancaman kepada warga Makububui. (RED)


Tinggalkan Balasan