SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Roy Souhoka, seorang nelayan asal Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ditemukan meninggal dunia disekitar Perairan Waihoka, Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Senin (13/4/2026).

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat setelah lima hari lalu hilang saat melaut di perairan Pulau Saparua.

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arafah mengaku, korban sebelumnya dilaporkan jatuh dari longboat miliknya saat melaut pada 9 April kemarin, dan dinyatakan hilang usai pencarian pertama oleh nelayan setempat.

Hingga informasi kondisi membahayakan jiwa manusia ini diterima Basarnas Ambon dan dilaksanakan Operasi SAR selama lima hari.

Operasi SAR itu melibatkan berbagai unsur SAR, diantaranya Basarnas, Camat Saparua, Polsek Saparua, Denintel Kodam XV/Pattimura serta masyarakat setempat menggunakan RBB Kansar Ambon, speed boat, dan longboat milik masyarakat.

Korban baru berhasil ditemukan pagi tadi, tepat di hari keluma pencarian. Dia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Pada Pukul 09.51 WIT, beberapa nelayan setempat berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia disekitar perairan Waihoka dan dilaporkan ke Tim SAR Gabungan guna proses evakuasi,” kata Arafah, Senin (13/4/2026).

Arafah mengungkapkan, kirban ditemukan pada jarak kurang lebih 2,4 Nautical Mile dari lokasi kejadian awal. Korban kini telah dievakuasi menuju Desa Haria guna diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat, dikembalikan ke satuannya masing-masing,” tandasnya. (RED)