SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Komisi II DPRD Maluku mendorong penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Provinsi Maluku.

Ketua Komisi II DPRD Maluku, Irawadi mengatakan, penambahan kuota BBM itu untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Sebab, distribusi BBM di Maluku belum stabil.

Kata dia, beberapa wilayah di Maluku masih cukup kesulitan memperoleh BBM, apalagi jika stok berkurang. Ambil misal di daerah-daerah terluar seperti di MBD, Tanimbar dan lainnya.

“Nah, kami dorong pasokan BBM ke Maluku dapat bertambah untuk menjawab semua kebutuhan warga,”ungkap Irawadi Selasa (14/4/2026)

Dia mengaku telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam upaya memperjuangkan penambahan kuota tersebut.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk respon terhadap kondisi riil di lapangan, di mana ketersediaan BBM kerap tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

“Katong (kita) sudah bangun komunikasi dengan beberapa pihak, termasuk Kementerian ESDM, untuk dorong penambahan kuota BBM bagi Maluku,”ujarnya.

Sebagai daerah kepulauan, lanjut dia, Maluku memiliki tantangan distribusi yang berbeda dibandingkan daerah lain, sehingga perlu perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Untuk itu, Komisi II akan terus mengawal proses ini hingga ada keputusan konkret yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Ini kebutuhan dasar masyarakat, jadi harus ada solusi. Katong akan terus dorong sampai ada penambahan kuota,”tandas Irawadi. (RED)