SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – PT Nindya Karya dan PT Maluku Energi Abadi (MEA) Perseroda, resmi menandatangani Memorandum of Undertanding (MoU) atau nota kesepahaman bersama Engineering Procurement and Construction (EPC), Kamis (29/1/2026).
Ketiga perusahaan itu membangun kerjasama dalam rangka mendukung pengembangan proyek strategis nasional Gas Abadi Blok Masela. Penandatanganan MoU itu merupakam langkah penting dalam memperkuat peran daerah, khususnya Maluku dalam rantai pasok industri migas nasional.
Kerja sama tersebut mencakup sinergi kompetensi antara kontraktor EPC nasional dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) energi daerah untuk memastikan proyek Masela memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Maluku, baik lewat aspek ekonomi, tenaga kerja, material dan vendor lokal, maupun peningkatan kapasitas industri daerah.
Direktur Utama PT MEA (Perseroda), Sam Latuconsina menyampaikan, MoU merupakan bagian dari langkah besar MEA untuk memastikan peran aktif daerah dalam proyek raksasa Gas Abadi Masela sebagaimana diarahkan Gubernur Maluku dalam setiap kesempatan.

“MEA hadir bukan hanya sebagai pemilik PI 10%, tetapi sebagai integrator yang memastikan kontraktor EPC nasional dan lokal dapat bekerja bersama, memaksimalkan potensi TKDN, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku,” ujar Latuconsina.
Sementara itu, Senior Vice President Divisi EPC Nindya Karya, Arif Iswadi menambahkam, kehadiran Nindya Karya yang menggandeng MEA dalam skema kerja sama EPC merupakan upaya untuk memastikan masyarakat Maluku menjadi penerima manfaat utama.
“Ini untuk memastikan masyarakat Maluku menjadi penerima manfaat dari berjalannya proyek Masela, baik melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan kapasitas tenaga kerja lokal, hingga penguatan industri pendukung di daerah,” kata Arif Iswandi.
Menurutnya, pencapaian kesepakatan sinergi antara BUMN dan BUMD tersebut dilaksanakan di Gedung Nindya Karya kawasan Cawang Jakarta Timur dan turut dihadiri oleh Izaac Alexander Saimima selaku Komisaris Utama MEA.
“Sebagai informasi, Nindya Karya bersama anggota konsorsium lainnya Petrosea Indonesia dan ETI Indonesia telah memenangkan pekerjaan early works proyek Masela dari SKK Migas dan INPEX beberapa waktu lalu,”ujarnya. (RED)


Tinggalkan Balasan