SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Kepala Biro Operasi Polda Maluku Kombes Pol. Ronald Refli Rumondor mengungkapkan komitmen Polda Maluku dalam mengawal percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela sebagai salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Hal itu disampaikan saat menghadiri rapat koordinasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Blok Masela bersama tim SKK Migas dan INPEX Masela di Ruang Yudha Lantai III Makodam XV/Pattimura Ambon, Senin (18/5/2026).

Rapat yang menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pelaksanaan itu juga dihadiri Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie, dan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto.

Rumondor menegaskan, dukungan Polri terhadap proyek strategis nasional tersebut melalui langkah-langkah pengamanan terpadu dan kolaboratif bersama TNI serta seluruh pemangku kepentingan.

“Polda Maluku siap mendukung dan mengawal percepatan proyek strategis nasional Blok Masela agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,”tegas Rumondor.

Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan investasi strategis nasional, khususnya sektor energi yang memiliki dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Kata dia, Polda Maluku juga akan menyiapkan langkah operasi kepolisian secara terukur dan humanis sebagai bagian dari dukungan pengamanan proyek, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama TNI, pemerintah daerah, SKK Migas, dan pihak perusahaan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif, sosialisasi, dan komunikasi yang baik kepada masyarakat sehingga seluruh proses di lapangan dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik sosial maupun gangguan kamtibmas,”jelasnya.

Tak hanya itu, dia juga menekankan pentingnya sosialisasi regulasi dan komunikasi publik secara intensif kepada masyarakat sebelum pelaksanaan penertiban maupun tahapan pembangunan proyek dilakukan di lapangan.

“Langkah tersebut penting untuk membangun pemahaman masyarakat agar pelaksanaan proyek strategis nasional tidak menimbulkan kesalahpahaman ataupun resistensi sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Maluku, Sadali Ie yang memimpin jalannya rapat tersebut berharap, pembentukan Satgas Terpadu Blok Masela menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung percepatan realisasi proyek energi nasional tersebut.

“Proyek Blok Masela selama ini menjadi salah satu proyek prioritas nasional di sektor energi yang diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kawasan timur Indonesia, khususnya Provinsi Maluku,”ujar Sadali.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus membangun komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat guna memastikan seluruh tahapan proyek berjalan baik dengan tetap memperhatikan hak masyarakat dan stabilitas sosial di wilayah terdampak.

“Pemerintah Provinsi Maluku mendukung penuh percepatan proyek Blok Masela karena memiliki dampak besar terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar proyek strategis nasional ini dapat berjalan sesuai harapan,”tandas Sadali. (RED)