Pasalnya, semenjak Desa Kamarian dipimpin Martenci Puttirulan, terdapat banyak keganjalan dalam penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD). Disinyalir masuk ke kantong pribadinya.

“Kami dari BPD dan sejumlah pemuda melakukan protes kepada Pemerintah Daerah SBB, yang tetap mempertahankan MP sebagai Penjabat Desa Kamariang. Kami minta untuk Bupati meninjau kembali perpanjangan SK MP tersebut,” tegas Jemy.

Disampaikan juga, pihaknya menduga, adanya konspirasi politik yang dibangun Pejabat MP dengan Kepala Pemdes SBB, Moksen Pellu dan Bupati SBB, Moh Yasin Payapo.

Babinkantibmas dan Babinsa bernegosiasi untuk membuka akses jalan.

“Kami menduga ada konspirasi itu. Sehingga tuntutan yang pernah disampaikan, tidak digubris. Malahan SK perpanjangan jabatan kepada MP diterbitkan Bupati dan Kepala Pemdes Kab SBB,” tandasnya.

Untuk itu tambah Tuhuhey, pihaknya akan terus melakukan aksi protes ini, apabila tuntutan pergantian MP dari jabatan sebagai Penjabat Kamarian tidak diterima.

Di tempat yang sama, Izack Humamese perwakilan Pemuda Kamarian juga memprotes perpanjangan SK MP tersebut. Karena menurutnya, SK perpanjangan jabatan yang dikeluarkan Bupati kepada MP, adalah bukan SK asli melainkan copian.