– Sebelum masa jabatan berakhir sebagai Bupati Buru, Ramly I. Umasugi, S.Pi.MM berjanji untuk menuntaskan pembangunan Graha Insan Cita HMI Cabang Namlea. Graha ini dibutuhkan para kader HMI merembuk dengan ide dan gagasan pembangunan mereka.
Sejak peletakan batu pertama pembangunan dilakukan Bang Akbar Tandjung pada hari Kamis, 7 Februari 2013 silam, sudah 8 tahun berlalu dengan 5 kepengurusan cabang silih berganti.
“Insya Allah, sesuai yang pernah saya sampaikan kepada mereka bahwa sebelum masa jabatan saya berakhir, saya akan bantu menyelesaikan pembangunan Graha Insan Cita HMI Cabang Namlea ini,” janji Bupati Ramly saat pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XI HMI Cabang Namlea di aula Kantor Bupati pekan lalu.
Bupati Ramly yang juga Ketua DPD Partai Golkar Maluku ini menambahkan, bukan hanya pembangunan Sekretariat HMI Cabang Namlea saja, tetapi untuk semua OKP Cipayung yang sedang membangun Sekretariatnya akan dibantu dalam hal anggaran.

“Semua OKP yang ada di Kabupaten Buru ini untuk menyelesaikan mereka punya Sekretariat saya juga akan membantunya,” kata Ramly.
Saat Konfercab HMI Cabang Namlea ke XI dibuka Bupati Buru Ramly I, Umasagi, bertempat di aula Kantor Bupati Buru itu, turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Buru dan para Pimpinan OPD di lingkup Pemda Buru, Pengurus Cabang, para senior alumni HMI, Ketua KAHMI Kabupaten Buru, Jaidun Saanun Dapa, para Pimpinan OKP Cipayung seperti IMM, GMNI, KAMI.
Pada kesempatan itu, Bupati Buru Ramly I, Umasagi mengatakan, HMI merupakan organisasi pengkaderan, banyak melahirkan tokoh nasional, seperti Bang Akbar Tanjung.
“Jadi, beliau (Akbar Tandjung-red) merupakan senior HMI dan senior Partai Golkar ini menyampaikan terima kasih buat para kader HMI sudah bersama OKP Cipayung mengawal pemerintahan yang saya pimpin ini,” kata Ramly.

Disampaikan, Konfercab HMI ini semoga melahirkan pemimpin yang terbaik. Dapat juga menyelesaikan pekerjaan di Cabang HMI. Untuk pembangunan Graha HMI sekarang sudah selesai pepasangan pintu dan jendela, dan hanya tinggal menanti tahap pelesteran, lantaran terkendala anggaran.

