SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Ambon mulai melakukan rampcheck atau pemeriksaan keamanan seluruh armada prnyeberangan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
General Manager (GM) ASDP Ambon Syamsuddin Tanassy mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan kesiapan operasional dan keamanan penumpang selama puncak arus mudik Nataru.
Kata dia, kegiatan tersebut telah dilakukan sejak 12 November 2025 kemarin, dengan melibatkan direktorat perkapalan dan kepelautan (Ditkapel) serta perwakilan dari pusat perkapalan dan pelabuhan, didampingi kantor kesyahbandar dan otoritas pelabuhan (KSOP) Ambon.
“Pemeriksaan dilakukan pertama pada KMP Erana dan KMP Wayangan,”ujar Syamsuddin, Senin (17/11/2025).
Kata dia, ada 11 kapal yang dikelola oleh ASDP, tiga diantaranya di Maluku Tenggara, yakni KMP Tanjung Madlahar, KMP Lobster, dan KMP Tihu. Tiga mapal itu dipastikan telah siap beroperasi selama periode libur panjang.
“Pada 8 sampai 10 November kemarin, bersama manajer SDM, teknik, keuangan, serta pengendali dokumen juga telah melakukan pengecekan kesiapan KMP Tanjung Madlahar, KMP Lobster, dan KMP Tihu,”katanya.
Kehadiran manajer keuangan dalam pengecekan tersebut diperlukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan operasional di Maluku Tenggara. Setelah pemeriksaan, ketiga kapal dinyatakan siap melayani angkutan Natal dan Tahun Baru.
Sedangkan delapan kapal lain yang berada di Ambon yakni KMP Danaurana, KMP Wayangan, KMP Layur, KMP Samandar, KMP Erana, KMP Inelika, KMP Roka Tenda, serta KMP Terubuk yang saat ini sedang menjalani docking.
“Insya Allah 1 Desember, kapal itu kembali beroperasi di lintasan Hunimua–Waipirit,”terangnya.
Kata dia, ada empat kapal yang siap melayani rute Hunimua – Waipirit. Selain itu, dua kapal milik Pemda Maluku – KMP Sardinela dan KMP Kuako yang dikelola Panca Karya juga mendukung rute tersebut.
Untuk lintasan lain, KMP Wayangan akan melayani Galala – Namlea, KMP Danaurana untuk rute Namlea – Masarete, serta KMP Layur dan KMP Samandar untuk rute Waai, Lei, Umeputih hingga Nalahia dan Masohi.
“Data ASDP mencatat, sejak Januari hingga September 2025, lintasan Hunimua – Waipirit telah melayani 307.268 penumpang dan 216.541 kendaraan, dengan dominasi kendaraan roda dua sebanyak 144.941 unit,”tuturnya.
Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan ASDP sebagai pilihan utama mobilitas antar pulau. ASDP meyakini, kesiapan matang dan inovasi berkelanjutan akan menciptakan pengalaman berlayar yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin pengguna jasa merasakan transformasi nyata layanan ASDP baik dari sisi digital, operasional, maupun pelayanan di lapangan,”tandasnya. (RED)

