SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2026 besok, ditangguhkan.

Penngguhan itu dilakukan setelah Ketua DPD Golkar Malra, Agrapibis Rumatora alias Nus Kei tewas ditikam di Pintu Keluar Bandara Sadsuitubun Langgur, Kabupaten Malra, Minggi (19/4/2026) kemarin.

“Sesuai jadwal, Musda itu berlangsung 23 April nanti. Tapi melihat kondisi yang terjadi kemarin,maka diputuskan Musda ditunda,” ujar Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Anos Yermias, Selasa (20/4/2026).

Menurutnya, penundaan Musda itu dilakukan karena mempertimbangkan situasi keamanan dan kondisi psikologis kader Partai Golkar Malra. Musda itu ditunda hingga ada pemberitahuan selanjutnya.

Tak hanya itu, penundaan juga sebagai bentuk penghormatan terhadap mendiang Ketua DPD Golkar Malra. “Golkar Maluku Tenggara sedang berduka karena Ketua DPD meninggal dunia, otomatis musda ditunda untuk menghormati beliau,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPD Golkar Malra, Nus Kei tewas lantaran ditikan orang tak dikenal (OTK) menggunakan sebilah pisau. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Malra pada Minggu (19/4/2026) kemarin.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Karel Sadsuitubun, Langgur pada pukul 12.00. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan, dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Berselang dua jam pasca insiden tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan dua oknum terduga pelaku penikaman masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36). Hingga kini, pihak krpolisian Polres Maluku Tenggara masih terus mendalami motif dibalik peristiwa penikaman tersebut. (RED)