“Kita juga sudah MoU dengan SMK 5 untuk penempatan siswanya yang akan praktek lapangan. Saat ini mereka sudah dilibatkan. Ada yang sebagai pramusaji dan bertanggjawab membuat minuman, juice, es cream atau menyediakan makanan lainnya,” jelas Widya.
Pada prinsipnya, tegas Isteri Gubernur Maluku ini, pengelolaan Warung Katong oleh TP PKK Provinsi Maluku ini sebagai upaya memberdayakan anggota dan sebagian masyarakat.
” Tentunya ibu-ibu yang pandai membuat kue atau jenis makanan lainnya dapat menitipkan di warung ini, tapi dengan kriteria tertentu,” ujarnya.

Widya juga mengatakan, keberadaan warung katong PKK Maluku selain memiliki view yang indah, karena berada di pinggir pantai Waihaong, juga memiliki lokasi yang strategis karena berada di pusat Kota Ambon.
Warung ini juga sebut Widya, didesain dengan aksen Kemalukuan dan menyediakan fasilitas musik, sehingga dapat memberikan kenyamanan tersendiri bagi siapa saja yang akan berkunjung.
“Saya kira warung Katong ini dapat menjadi destinasi di Kota Ambon. Dan kedepan, kalau ada tamu-tamu daerah, kita juga tidak repot-repot mencari sarapan pagi karena kita bisa saja langsung membawa tamu-tamu kita ini ke warung katong, warung kita bersama,” tandas Widya. (HS-16)
