LANGGUR, SPEKTRUM – Lautan masyarakat Kepulauan Kei menyambut kedatangan Uskup Dioses Amboina, Mgr.Seno Inno Ngutra ke tanah kelahirannya, Kamis (5/5/2022).
Kedatangan Uskup Seno Ngutra di Bumi Larvul Ngabal didampingi sejumlah tokoh agama, diantaranya Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo, Sekum Sinode GPM Maluku, Pdt.I.S.Sapulette dan Ketua Budha Provinsi Maluku Walubi) Wilhelmus Jauwerissa.
Kedatangan Uskup Diosis Amboina yang baru ditahbiskan tersebut bukan hanya disambut Umat Katholik tapi juga umat Kristen Protestan, Muslim, Hindu, Budha dan lainnya.
Sambutan yang dilakukan masyarakat Maluku Tenggara tanpa pandang agama tersebut menggambarkan kuatnya toleransi umat beragama di Maluku.
Apalagi kedatangan Uskup Diosis Amboina itu bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1443 hijriah.
Tiba di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Ibra Langgur, Uskup Seno Ngutra dan rombongan disambut ribuan massa serta dikawal GP Ansor Maluku Tenggara dan Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku.
Para raja di Kepulauan Kei menyambut kedatangan Uskup Seno Ngutra dengan prosesi adat yang dilanjutkan dengan tarian adat yang dibawakan oleh siswa-siswa dari STM Siwa Lima Langgur, SMK Pariwisata dan SMA Saka Langgur.
Usai diterima dengan proses adat, dari bandara Uskup Seno Ngutra dikawal ketat oleh aparat keamanan, GP Ansor Maluku Tenggara, AMGPM serta diiring-iring oleh umat Katolik menuju Unio Projo Langgur.
Umat Katolik berjejer di sepanjang jalan menunggu pemberkatan dari yang mulia Uskup Seno Ngutra.
Sebelum ke Unio Projo Langgur, Uskup menyempatkan diri mengunjungi umat di Stasi Sathean.
Uskup memberkati umat stasi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasi Faan, Wearlilir, Langgur dan Stasi Ohoijang dan berakhir di Unio Projo untuk beristrahat.
Kunjungan Uskup Seno Ngutra juga dalam rangka misa perdana di kampung halamannya Ohoi Waur. (TIM)

