AMBON, SPEKTRUM – Perwira TNI AU yang bertugas di Pangkalan Udara (Lanud) Pattimura, Lettu Adm BPH diduga sudah dua kali dia terlibat calo pada seleksi penerimaan calon siswa AURI.
BPH dengan sengaja meminta uang dari orang tua calon siswa bernilai ratusan juta dengan alasan bisa diloloskan hingga ke tingkat pusat.
“Orang tua casis tersebut menyerahkan uang tersebut, namun sang anak tidak lolos jadi anggota TNI AU,” kata salah satu kerabat korban keoada Spektrum, belum lama ini.
Informasi yang berhasil dihimpun Spektrum, ulah Lettu Adm BPH tidak hanya sekali namun sudah berulang kali.
Pada tahun 2021 lalu, BPH juga lakukan hal yang sama yakni meminta uang ratusan juta dengan iming-iming bakal lolos seleksi namun ternyata anak tersevut gagal.
“Saat ini yang bersangkutan kabarnya diamankan POM TNI-AU,” katanya.
Sayangnya, Danlanud Pattimura, Kol. Pnb. Tiopan Hutapea sangat sulit ditemui untuk dikonfirmasi. Berulangkali Spektrum mencoba mendatangi Mako Lanud Pattimura guna menemui Danlanud tapi tetap saja gagal.
Sama halnya dengan Danlanud, Kasie Penerangan Lanud Pattimura, Letda Sus Sugito juga tidak bisa menemui Spektrum lantaran masih di luar daerah.
“Maaf saya lagi dinas di luar daerah,” kata Sugito via ponselnya.
Spektrum kemudian mencoba untuk mengirim pesan via whatsapp namun tidak direspon juga. (TIM)


