SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku memberikan dukungan penuh untuk romobongan jemaah calon haji yang akan menyelenggarakan ibadah haji di tanah suci Mekkah, Arab Saudi tahun 2026.
Dukungan yang diberikan barupa fasilitasi transportasi pergi-pulang untuk 587 jemaah calon haji dari Bandara Pattimura Ambon menuju Bandara Sultan Hasanudin Makassar dan sebaliknya.
Juru Bicara Gubernur Maluku, Kasrul Selang mengatakan, fasilitas transportasi untuk ratusan jemaah calon haji dari Bandara Pattimura Ambon menuju Makassar itu disediakan melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Maluku yang telah menandatangani kontrak kerjasama dengan salah satu maskapai penerbangan.
Selanjutnya, peswat milik maskapai penerbangan tersebut akan dicarter khusus untuk keberangkatan rombongan jemaah haji Maluku dari Ambon menuju Makassar dan dari Makassar ke Ambon setelah pulang dari tanah suci.
Menurut Kasrul, pesawat harus dicarter pesawat untuk menyesuaikan keberangkatan jemaah haji asal Maluku menuju Arab Saudi. Sebab, sebagian jemaah haji Maluku tidak akan ditampung di asrama haji Sodiang Makasaar.
“Karena kita kan embarkasi antara, jadi tidak ada pemondokan lagi di Makassar, sehingga kita harus carter pesawat untuk sesuaikan jadwal keberangkatan ke tanah suci. Kita pakai Garuda,” kata Kasrul yang juga menjabat Ketua PPIH Maluku.
Menurutnya, selama transit di Makassar, Pemprov Maluku melalui PPIH juga akan menyediakan akomodasi dan konsumsi kepada seluruh rombongan jemaah haji Maluku.
Untuk hal ini, Pemprov Maluku dan PPIH telah bekerjasama dengan pihak katering dan berkoordinasi dengan otoritas Bandara Hasanudin, Makassar.
“Begitu juga saat jemaah masuk ke Asrama Haji Waiheru Ambon sebelum ke Makkasar, kita juga akan siapkan konsumsi dan akomodasinya. Terkmasuk kesehatannya,” ujarnya.
Selain itu kata Kasrul, Pemprov Maluku juga memberikan uang saku kepada setiap jemaah calon haji. Namun Kasrul tidak menyebut secara rincu besaran uang saku yang akan diberikan tersebut.
“Termasuk uang saku untuk setiap jemaah calon haji akan kita berikan,” sebutnya.
Kasrul menambahkan, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran ibadah haji ratusan jemaah calon haji Maluku tersebut, Pemprov Maluku mengalokasikan anggaran sekitar Rp8 miliar, yang bersumber dari APBD Maluku.
Anggaran tersebut telah diputuskan dan disetujui secara bersama oleh Pemerintah Provinsi dan DPRD Maluku.
“Anggarannya itu kurang lebih Rp8 miliar turun dari tahun sebelumnya tapi dengan kondisi keuangan saat ini, kita tetap bantu pelayanan kepada para tamu Allah ini agar semuanya berjalan lancar,” jelas Kasrul. (RED).

Tinggalkan Balasan