SPEKTRUMONLINE.COM, MASOHI – Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Maluku Tengah yang digelar di Islamic Center Masohi, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Selasa, 09/09/2025.

Sebelum membacakan pidato Presiden PKS, Fachri Husni Alkatiri juga berkesempatan melantik jajaran Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD-PKS) Maluku Tengah periode 2025–2030, yang dinakhodai Abdul Gani Lestahulu.

Dalam agenda tersebut, Ketua DPW-PKS Maluku, Fachri Alkatiri membacakan naskah pidato politik Presiden PKS Dr. Al Muzammil Yusuf di hadapan jajaran pengurus, kader, Forkopimda Maluku Tengah dan sejumlah tokoh parpol yang hadir.

Presiden PKS menyinggung kondisi bangsa yang tengah menghadapi situasi penuh tantangan. Ia mengajak seluruh kader PKS untuk aktif menjaga persatuan di tengah gelombang protes yang belakangan ini menelan korban jiwa.

“Kita menyadari, situasi bangsa terkini sedang tidak baik-baik saja. Gelombang protes akhir-akhir ini telah menelan sejumlah korban jiwa. Kepada seluruh kader PKS, mari terlibat aktif bersama elemen masyarakat, saling menjaga satu sama lain agar situasi semakin kondusif, tertib, dan aman dari berbagai ancaman tindakan provokatif dan anarkis,” tegasnya.

Al Muzammil Yusuf juga menegaskan visi besar PKS untuk periode 2025–2030 yakni pengokohan jati diri PKS sebagai Partai Islam Rahmatan lil ‘alamin, melaksanakan politik program dan anggaran K2P2 (Kader, Kaderisasi, dan Pelayanan Publik) serta Ketiga, mengokohkan tiga modal utama PKS: struktur yang solid, kader yang militan, dan kerja sama kolektif menuju kemenangan Pemilu 2029.

Fachri Alkatiri menambahkan, pesan Presiden PKS harus menjadi panduan bagi seluruh kader, khususnya di Kabupaten Maluku Tengah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara struktur partai dengan pemerintah daerah agar PKS dapat menghadirkan pelayanan nyata bagi masyarakat.

Sebagai penutup, Presiden PKS kembali mengingatkan komitmen kader terhadap nilai kebenaran, akhlak, dan persaudaraan.

“Saya mengajak Saudara semua meresapi kembali ikrar, sumpah jabatan, dan Pakta Integritas yang ditandatangani.Semua itu menjadi pengikat dan peneguh komitmen agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalitas, cinta dan kasih sayang, serta persaudaraan antar sesama elemen anak bangsa,” tutupnya penuh semangat.tutupnya. (HS 10)