SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Marceau Armstrong Fillex Haurissa, S.T, M.Eng resmi terpilih sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon masa bakti 2026-2030.
Haurissa terpilih melalui Rapat Senat Tertutup pemilihan Direktur Politeknik yang dipimpin Ketua Senat, Lory Marcus Parera di Laboratorium Uji Tanah Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon Rabu, (29/4/2026).
Sebelumnya, Haurissa bersaing dengan dua figur lainnya untuk memperebutkan kursi orang nomor satu pada kampus yang kerap disebut sebagai pusat pendidikan vokasi di Kota Ambon itu. Dua figur lainnya yakni Dr. Pieter Lourens Frans, dan Dr. Noce Novi Tetelepta.
Dalam pemilihan tersebut, Pieter Lourens Frans memperoleh 10 suara, dan Noce Novi Tetelepta memperoleh 6 suara. Sementara Marceau Armstrong Fillex Haurissa memperoleh 32 suara dari keseluruhan 31 hak suara anggota senat, dan 35 persen dari 17 hak suara merupakan keterwakilan Mendiktisaintek.
Usai terpilih, Haurissa memberikan penghormatan kepada seluruh sivitas akademik yang telah memberikan dukungan hingga terpilih sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon masa bakti 2026-2030.
Haurissa berkomitmen menjalankanntugas dan tanggungjawabnya sebagai pimpinan di kampus tersebut. “Ini amanah, saya akan melakukan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” ujar Haurissa.
Menurutnya, membangun serta memajukan Politeknik Negeri Ambon tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, tapi butuh dukungan semua pihak yang ada di perguruan tinggi tersebut.
Meski kalah di pemilihan, dua pesaing yakni Pieter Lourens Frans dan Dr Noce Novi Tetelepta menyatakan dukungan kepada Haurissa sebagai direktur terpilih untuk sama-sama memajukan Politeknik Negeri Ambon yang majemuk inklusif dan toleran.
“Kami bertiga berteman satu leting sudah pasti kedepan kita akan mendukung semua kebijakan yang di gagas oleh Direktur terpilih demi kemajuan Polnam, sehingga menjadi unggulan di Maluku,” ujar Novi Tetelepta.
Sementara itu, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Dr. Agus Sunarya Sulaeman yang mewakili Mendiktisaintek menyampaikan, siapapun yang terpilih, harus bisa menjalankan tugas sesuai mekanisme koridor yang telah ditetapkan dengan visi dan misi Mendiktisaintek.
“Di era dikitalisasi ini tentu berbagai tantangan cukup tinggi. Untuk itu, Politeknik diharapkan bisa memberikan kontribusi besar melalui pengembangan sains dan teknologi di dunia industri, agar bisa membawa kemajuan serta kolaborasi yang baik di masa sekarang dan yang akan datang,”tandasnya. (S-05)

Tinggalkan Balasan