Free Porn
xbporn
26 C
Ambon City
Jumat, 19 Juli 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Korupsi Dana e-KTP  SBB, Tiga Terdakwa Divonis Berbeda

AMBON, SPEKTRUM – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon, memvonis tiga terdakwa Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yaitu, Demianus Ahiyate, Rusdi Mansur  dan Cloudya M. Soumeru  dalam proyek Pengadaan Peralatan Perekaman e-KTP pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Sidang dengan agenda pembacaan putusan itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Lutfi Alzagladi  dan didampingi dua Hakim Anggota. Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Ambon Jumat, (07/07/2023).

Dalam proses persidangan itu, Majelis Hakim memutuskan dan menyatakan terdakwa Demianus Ahiyate, Rusdi Mansur, dan Cloudya M. Soumeru, secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar ketentuan hukum yang berlaku pada pengadaan Proyek Peralatan Perekaman e-KTP  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Ke tiga Terdakwa Tipikor ini, dalam perkara tersebut terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana diatur dan diancam sesuai aturan undang-undang pidana pasal 2 ayat (1) Juncto pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, dan Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,  ketus Hakim

Akhirnya,  Majelis Hakim memvonis ke tiga terdakwa dengan hukuman penjara berbeda yakni, Demianus Ahiyate divonis 6 Tahun Penjara, denda Rp 300.000.000,00 sub sider 3 bulan kurungan, sedangkan Rusdi Mansur, divonis 3 tahun penjara, denda  Rp 200.000.000 subsidair 3 bulan kurungan, sedangkan terdakwa Cloudya M. Soumeru divonis 3 Tahun penjara, dengan denda Rp 200.000.000 subsidair 3 bulan kurungan.

Terdakwa juga dituntut pidana uang pengganti masing-masing yakni, Demianus Ahiyate sebesar. Rp 70.000.000,00, Cloudya M. Soumeru sebesar Rp 52.500.000,00. Dan Rusdi Mansur sebesar Rp 15.000.000 dan telah dilunasi.

Tak hanya itu, Majelis Hakim juga menetapkan agar terdakwa masing-masing membayar biaya perkara sebesar Rp 10.000.000.

Diketahui, pada perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Proyek Pengadaan Peralatan Perekaman e-KTP di lingkup Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  tersebut, terdapat empat tersangka yakni, Demianus Ahiyate, Rusdi Mansur, Demianus Ahiyate dan Imran Lukman, namun, putusan perkara e-KTP Dukcapil SBB yang dibacakan Majelis Hakim hanya tiga tersangka.

Sedangkan putusan atas perkara e-KTP pada Dukcapil SBB untuk Imran Lukman ditunda pada hari Selasa 11 Juli 2023. (*)

Berita Terkait

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles