Korupsi Gedung F-MIPA Unpatti

Diam-diam, Jaksa juga mengagendakan pemeriksaan terhadap kontraktor Hans Wijaya alias Bi Hai, hari ini Jumat (6/8/2021), namun Bi Hai menghindari pemeriksaan dengan alasan sementara sakit.

AMBON,SPEKTRUM – Bi Hai ayah dari Michael Ong rekanan yang menangani pembangunan gedung Fakultas MIPA-Universitas Pattimua, sejatinya akan diperiksa jaksa hari Jumat (6/8/2021) hari ini.

Sayangnya sumber Spektrum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon menyeburkan, Bi Hai tidak dapat diperiksa sebab dikabarkan sementara sakit.

“Harusnya hari ini Bi Hai diperiksa tetapi yang bersangkutan dikabarkan sakit,”ungkap sumber tersebut.
Hans Wijaya alias Bi Hai sendiri saat dihubungi Spektrum melalui sambungan telepon selulernya mengaku sementara sakit, “beta lagi sakit,” akui Bi Hai.
Namun, pengakuan Hi Hai tidak sesuai dengan fakta sebenarnya, sebab dari pantauan Spektrum, Bi Hai nampak berkeliaran di Kota Ambon dengan Mobil Honda CRV putih, pelat nomor L 1460 AB.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambon, Dian Fritz Nalle yang dihubungi Spektrum, baik lewat pesan singkat maupun sambungan telepon pribadi sama sekali tidak memberikab respon apapun.
Sementara itu dalam lanjutan pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan korupsi pembangunan gedung Fakultas MIPA Unpatti, jaksa diagendakan memeriksa mantan satker Balai Pemukiman dan Prasarana Wilayah Maluku, Alex Loupulanan dan mantan bendahara BP2WP Albert Wattimena.

Sebelumnya Kamis (5/8/2021), Kepala Balai (Kabalai) Pemukiman Prasarana Wilayah Maluku, Abdul Halil Kastella, telah diperiksa jaksa Kejari Ambon.
Catatan Spektrum, lebih dari 12 Jam Kabalai BP2W Maluku itu ‘digarap’ jaksa.
Halil Kastella nampak memasuki gedung Kejari Ambon, pukul 09.00 Wit, bersama-sama dengan Kepala Satker (Kasatker) proyek tersebut, Anwar Hamid. Hingga pukul 22.34 Wit, Kastella dan Anwar belum juga keluar dari gedung Kejari Ambon.

Abdul Halil Kastella disebut diperiksa jaksa Adjit Latuconsina sementara Anwar Hamid yang juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek pembangunan F-MIPA dan Marine Centre Unpatti, diperiksa jaksa lainnya.
Keduanya selain digarap terkait dugaan korupsi pembangunan F-MIPA Unpatti, yang plafon lantai satu (1) ambruk padahal baru diresmikan Desember 2020, jaksa juga kabarnya menemukan adanya kejanggalan administrasi dalam proses pencairan keuangan proyek tersebut.
Gedung Kampus F-MIPA Unpatti.

Untuk mendalami kejanggalan administrasi dalam pencairan uang proyek tersebut, di hari Kamis kemarin, Jaksa juga melakukan pemeriksaan terhadap bendahara BP2W Maluku, Ongen Lilipaly dan Kepala Keuangan PB2W Maluku, Nancy Mainake. (TIM)