SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menoreh capaian positif dalam Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) tahun 2025 dengan meraih skor 92,29.
Skor penilaian tersebut membawa Kota Ambon meraih predikat sangat baik berdasarkan surat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 1550/D.2.1/01/2026 tertanggal 21 Januari 2026.
Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengatakan, capaian tersebut adalah hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam membangun sistem pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Nilai ITKP sebesar 92,29 dengan predikat sangat baik ini menunjukkan bahwa tata kelola pengadaan di Kota Ambon telah berjalan pada jalur yang benar,”kata Bodewin, Jumat (23/1/2026).
Kata dia, hasil yang dicapai tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem, meningkatkan integritas, serta meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses pengadaan.
Menurutnya, tata kelola pengadaan yang baik memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas pembangunan dan penggunaan anggaran daerah secara tepat sasaran.
“Pengadaan barang dan jasa bukan sekadar proses administrasi, tetapi bagian penting dalam memastikan program pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,”ujarnya.
Bodewin menekankan supaya capaian itersebut harus menjadi motivasi untuk terus menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas layanan publik. Dia juga apresiasi kepada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Ambon serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja secara profesional dan berintegritas.
Kedepan, pemkot berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengawasan yang berkelanjutan.
“Capaian ITKP tahun 2025 dengan predikat sangat baik itu diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemkot dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berdaya saing,”ungkapnya. (RED)

