SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Sejumlah petugas kebersihan, baik penyapu jalan maupun pengangkut sampah di Kota Ambon melakukan aksi mogok kerja.
Aksi itu dilakukan lantaran merasa kecewa gaji mereka belum dibayarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon.
Mereka mengakui, sebelumnya menerima pesan dari DLHP bahwa gaji mereka telah ditransfer ke rekening masing-masing. Namun saat dilakukan pengecekan, gaji mereka belum masuk ke rekening.
“Terhitung sepekan kami belum mendapatkan gaji. Nah, aksi mogok kerja ini sebagai bentuk protes kami,”ujar Evert Muskita, koordinator petugas angkut sampah.
Aksi tersebut mendapat respon dari Komisi III DPRD Kota Ambon. Anggota komisi III, Lucky Upulatu Nikjuluw mengaku telah mengkonfirmasi masalah tersebut dengan Kepala Dinas LHP, Apries Gaspersz.
Dari koordinasi tersebut, diketahui keterlambatan pembayaran upah petugas kebersihan itu dikarenakan adanya kendala teknis yang harus diselesaikan.
“Saya sudah konfirmasi ke pak Kadis. Ternyata ini hanya masalah administrasi. Tapi, pasti akan dibayarkan,”ujar Upulatu Nikjuluw, Kamis (7/5/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu berharal seluruh petugas kebersihan, baik penyapu jalan maupun tenaga angkut sampah untuk tetap beraktivitas seperti biasa.
“Pemerintah tidak mungkin mengabaikan hak-hak petugas kebersihan. Tetap kerja, saya pastikan upah akan dibayar,” tandas Upulatu. (RED)
