SPEKTRUMONLINE. COM, MOA – Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Thomas Noach kembali mencatatkan terobosan strategis dengan membuka jalan hilirisasi sopi, minuman tradisional khas MBD, agar naik kelas menjadi produk industri bernilai ekonomi tinggi.
Sebagai daerah penghasil sopi terbesar di Provinsi Maluku, Pemkab MBD tak lagi ingin sopi berhenti sebagai minuman tradisional tanpa perlindungan nilai dan standar. Melalui langkah konkret, Bupati Noach menemui l Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena untuk membahas kerja sama lintas provinsi dalam pengolahan sopi menjadi Sophia, minuman beralkohol berstandar industri.
Pertemuan berlangsung di Pendopo Gubernur NTT, Selasa (23/12/2025), menjadi sinyal kuat keseriusan Pemkab MBD mendorong ekonomi rakyat berbasis potensi lokal.
“Kami bertatap muka dengan Gubernur NTT. Ini pertemuan strategis karena MBD dan NTT berbatasan langsung serta memiliki kesamaan budaya. Banyak peluang ekonomi yang bisa dikembangkan bersama,” kata Bupati Noach kepada wartawan, Senin (5/1/2026).
Menurut Bupati, salah satu peluang terbesar adalah kolaborasi produksi sopi, di mana MBD berperan sebagai pemasok bahan baku, sementara NTT mengolahnya menjadi produk Sophia yang telah memenuhi standar industri dan regulasi.
“Kami ingin sopi tidak lagi dipandang sebelah mata. Dengan kerja sama ini, sopi produksi masyarakat MBD bisa masuk rantai industri secara legal, terstandar, dan bernilai ekonomi tinggi,” tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai lompatan besar bagi para tprodusen sopi di MBD. Jika kerja sama berjalan, para pengrajin tidak hanya memperoleh pasar yang pasti, tetapi juga harga yang lebih layak serta perlindungan hukum dalam distribusi produk.
Bupati Noach menambahkan, Gubernur NTT merespons positif usulan tersebut dan sepakat untuk menindaklanjutinya melalui pembahasan teknis lanjutan pada tahun 2026.
“Respon Pak Gubernur sangat baik. Ini memberi harapan besar agar kerja sama ini segera terealisasi dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat MBD,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Pemkab MBD juga telah menyiapkan fondasi regulasi dan teknis. Sejumlah Peraturan Daerah pendukung telah ditetapkan, disertai upaya standarisasi peralatan dan proses produksi sopi bekerja sama dengan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Ambon.
Langkah terukur ini menegaskan komitmen Bupati Benyamin Noach menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah—bukan sekadar wacana, tetapi aksi nyata yang berpihak pada kesejahteraan rakyat MBD. (*/S-03)