BULA, SPEKTRUM – Sebanyak empat penjabat Negeri dan lima pejabat kepala Negeri Administratif dilantik Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupan Seram Bagian Timur (SBT) Jafar Kwairumaratu, Jumat (1/4/2022) di aula pandopo Bupati SBT.

Mewakili Bupati Seram Bagian Timur Sekda SBT itu kemudian Mengambil Sumpah empat Pejabat Kepala Negeri dan lima Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif lingkup Kabupaten SBT, diantaranya, empat pejabat kepala negeri masing-masing, Pejabat Kepala Negeri Rarat Kecamatan Gorom Timur, Pejabat Kepala Negeri Kota Siri Kecamatan Gorom Timur, Pejabat Kepala Negeri Tamher Warat Kecamatan Kesui Watubela dan Pejabat Kepala Negeri Batuasa Kecamatan Werinama.

Sementara lima Pejabat Negeri Administratif, masing-masing Pejabat Kepala Negeri Administratif Air Nanang Kecamatan Siritaun Wida Timur, Pejabat kepala Negeri Administratif Sagei kecamatan Gorom Timur, Pejabat Kepala Negeri Administratif Miran Kelian kecamatan Gorom Timur, Pejabat Kepala Negeri Administratif Aroa kecamatan Pualau Gorom dan Pejabat Kepala Negeri Administratif Kilga Kilwouw kecamatan Kian Darat.

Hadir dalam pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat kepala Negeri dan Negeri Administratif itu adalah Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Saleh Sukunora, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Mohtar Rumadan, Camat Gorom Timur Abdurahman Damat.

Juga Camat Kian Darat Balkan Kaplale, Kepala Dinas Koperindag Adam Rumbalifar, Camat Kesui Watubela Jefri Warat, Kepala Bidang Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Sudir Rumanama.

Usai melantik dan mengambil sumpah kepada sembilan pejabat kepala Negeri dan Negeri Administratif tersebut, Sekda SBT Jafar Kwairumaratu berpesan agar mereka para pejabat ini segera menjalankan tugas pemerintahannya.

Tidak hanya itu harapannya, Kwairumaratu meminta agar para pejabat yang baru dilantik ini agar berkoordinasi dengan camat di masing-masing wilayah guna mempersiapkan panitia guna melakukan pemilihan terhadap Badan Permusyawaratan Negeri (BPN) dan Badan Permusyawaratan Negeri Administratif (BPNA), agar supaya BPN atau BPNA yang resmi dipilih masyarakat ini mendapat surat keputusan (SK) dari Bupati.

Menurut Kwairumaratu, BPN maupun BPNA tersebut selanjutnya membentuk panitia pemilihan kepala Negeri dan Negeri Administratif, jika panitia pemilihan telah terbentuk, maka kesembilan Negeri dan Negeri administratif yang pejabat kepala negerinya dilantik saat ini bakal mengikuti pemilihan kepala desa (pilkades) yang direncanakan digelar serentak tahun ini.

” Kita punya rencana tahun ini, sekitar bulan Oktober atau September kita gelar pilkades, namun tentu tahapan-tahapan akan kita lalui. Olehnya itu, setelah sampai ditempat tugas masing-masing, yang Negeri berkoordinasi dengan saniri Negeri dan bagi Negeri administratif berkoordinasi dengan camat serta stakeholder tinggal bawa untuk pembentukan BPNA,” tutur Kwairumaratu. (HS-13)