SPEKTRUMONLINE, MASOHI – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) guna menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris Daerah Maluku Tengah Rakib Sahubawa, pimpinan Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan bank, akademisi, tokoh agama, LSM, organisasi kepemudaan, dan jurnalis, yang berlangsung di Aula Kantor Bapplitbang Malteng pada Rabu, 21/05/2025.

Kegiatan itu bertujuan untuk merumuskan program dan kegiatan prioritas pembangunan serta menjaring permasalahan dan isu strategis yang akan menjadi dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” Ungkap Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Rakib Sahubawa.

Awat Amir menyebutkan, terdapat empat hal penting dalam memaksimalkan penyusunan Dokumen RKPD 2026, yaitu, menampung aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, mengoptimalkan potensi daerah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong inovasi pembangunan.

“Dengan kerja sama dan diskusi yang baik, Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah,”tambahnya.

Dengan demikian, diharapkan Musrenbang dilakukan dapat menghasilkan program dan kegiatan prioritas yang tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah.

“Pemkab Malteng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan kerja sama dan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat tercapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah,”tutupnya. (HS 10)