Menurutnya, kondisi ini harus cepat diatasi mengingat dasar sungai semakin tinggi.
“Apalagi, ada gorong-gorong yang sudah tertutup sendimen, akhirnya air tidak melalui jalurnya dan meluap. Ini harus cepat diatasi,” katanya tegas.

Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku ini juga menjelaskan jika musim penghujan selalu saja permukaan air Wai Sakula naik.
“Informasi dari warga sekitar bahwa setiap air hujan deras, akan terjadi banjir, namun tidak separah saat ini,” kata Harris.

Namun Harris tak menampik jika banjir yang terjadi saat itu lantaran tingginya curah hujan.
Selain itu, ada kerusakan pada dinding cek dam yang dibangun Kementerian PUPR.
“Ada dinding Cek dam yang jebol, berdasarkan keterangan instruktur tambang, kerusakan ini telah terjadi sejak akhir tahun 2021,” kata Harris.