“Andai batuk pileknya ini hanya ringan, itu masih bisa divaksin. Tergantung dari hasil tensinya. Dari suhu tubuhnya sudah bisa diketahui peserta tersebut bisa divaksin atau tidak,” jelasnya.
Mengenai hipertensi, ia mengaku tim medis mempunyai patokan. Patokan Hipertensi untuk Vaksin Sinovac, yakni 180/110. Andai peserta tidak pernah memiliki riwayat darah tinggi namun saat mau divaksin, darahnya tinggi. Nakes menyarankan agar peserta istrahat selama 15 menit. Peserta akan dievaluasi kembali sembari melihat tekanan darahnya.
Baca juga: Disuntik Vaksin Kedua Kali, Ini Testimoni Gubernur dan Forkopimda Maluku
“Jika tekanan darahnya telah turun, berarti sudah aman untuk divaksin. Jadi batasannya 180/110,” jelas dokter.
Ketika ditanya, jika setelah disuntik vaksin, lalu pasien merasa pusing atau gejala lainnya, Hasni mengatakan, dapat mendatangi RSUP dr. Leimena dan RSUD Haulussy Ambon.
“Ketika ada kejadian, kita akan melaporkan ke Pokja KIPI, dimana tergabung para dokter spesialis yang akan membahas masalah. Ketika ke rumah sakit, masyarakat tidak perlu membayar dan itu gratis,” tutup dokter. (HS-17).
