AMBON, SPEKTRUM– Ahmad Fidmatan, warga desa Ohoiel, Kecamatan Tayandu, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) belum juga diketahui keberadaannya kendati terus dicari tim SAR gabungan Pos Tual.
Dikutip dari siaran pers Basarnas Ambon, Senin (12/7/2021), lelaki 56 tahun tersebut pergi mengambil kayu di Pulau Waratneo, Kabupaten Malra, menggunakan longboat pada tanggal 8 Juli 2021, pukul 08.00 WIT. Namun belum juga kembali.
Keesokan harinya, masyarakat mencari dan menemukan longboat milik korban dalam keadaan kosong tanpa pemilik. Diduga korban terjatuh.


Setelah menerima informasi dari Arba Rahanwadan, pada pukul 08.13 WIT, tim rescuer Pos SAR Tual beserta unsur potensi SAR dikerahkan menuju lokasi, menggunakan speedboat milik BPBD Kota Tual. Operasi SAR dengan jarak ±27,50 NM pada koordinat 5°35’00 S – 132°18’00 E, Heading 275° arah Barat dari Pos SAR Tual.
Operasi hari kedua, tim dibagi menjadi dua SAR rescue unit (SRU). SRU 1 bertolak dari Desa Ohoiel menuju lokasi pada pukul 08.05 WIT menggunakan long boat guna melaksanakan penyisiran di sekitar area dengan titik koordinat 5°51’42” S – 130°32’37” E dengan jarak ± 1,30 NM, dan Heading 121,22°. Sedangkan SRU 2 menggunakan speedboat BPBD Kota Tual bertolak menuju lokasi pada pukul 08.15 WIT guna melaksanakan penyisiran dengan jarak ±3 NM, Heading 250,65° dengan titik koordinat 4°42’37” S – 132°20’24” E


Kepala Basarnas Ambon, Mustari berharap, tim SAR gabungan mendapatkan hasil maksimal sehingga korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi. (HS-17).
