SPEKTRUMONLINE.COM, AMBON – Dinas Kesehatan Kota Ambon diminta untuk perkuat sosialisasi dan edukasi untuk mencegah penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Ambon, Muhammad Aris Soulisa menyusul angka kasus yang terus meningkat. Dari Januari hingga Februari 2026, kasus HIV di Kota Ambon tercatat sebanyak 65 kasus.
Menurutnya, upaya sosialisasi sangat penting agar masyarakat terutama generasi muda memiliki pemahaman yang benar tentang penularan dan bagaimana upaya pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Januari hingga Februari 2026 ini tercatat sebanyak 65 kasus yang ditemukan. Nah, kalau memang demikian, dinas terkait harus bergerak. Optimalkan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat bisa lebih waspada. Sayang kalau kota kita daturat HIV,”ujar Aris, Senin (9/3/2026).
Politisi PDIP itu menyebut, selain karena hubungan seksual terlarang yang tak terkontrol, peningkatan kasus HIV dikarenakan penggunaan obat-obat melalui jarum suntik dan faktor lainnya.
Hal tersebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemkot Ambon melalui dinas terkait agar target menurunkan angka kasus HIV di Ambon dapat terwujud.
“Kalau tidak ada langkah-langkah serius yang dilakukan, maka HIV dipastikan bisa semakin meningkat di Ambon,”katanya.
Dia mendrsak Dinsos dan Dinkes Kota Ambon untuk turun dan melakukan edukasi di sekolah-sekolah yang tersebar di Kota Ambon. Sebab, remaja kebanyakan sukanya coba-coba.
“Jadi harus ada edukasi aktif di sekolah soal ini. Kita harus jadikan Ambon kota yang nyaman dan aman dari HIV,” tandasnya. (RED)
