SPEKTRUMONLINE.COM, MASOHI – Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMNeg se-Kabupaten Maluku Tengah, menjadi momentum penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi negeri-negeri yang di pada 19 Kecamatan di wilayah Maluku Tengah.
Hal itu disampaikan Bupati Maluku Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Kesehatan Masyarakat, Zahlul Ikhsan dalam giat yang berlangsung di lantai III Kantor Bappplitbangda Maluku Tengah, Kamis, 02/10/2025.
“BUMNeg adalah pilar penting dalam pembangunan ekonomi lokal. Keberadaannya tidak hanya ditujukan untuk mencari keuntungan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, peningkatan pendapatan asli negeri, serta penopang kebijakan pemerintah daerah dan nasional,”ungkap Bupati.
Zulkarnain menjelaskan, komitmen membangun daerah sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mewujudkan daerah yang berdaya saing, sejahtera, rukun, dan damai, serta dalam semangat “Maluku Tengah Bangkit”, maka peningkatan kapasitas pengurus BUMNeg menjadi langkah strategis agar pengelolaan BUMNeg nantinya dapat berjalan profesional, transparan, akuntabel, dan efisien.
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan dapat memberikan pemahaman penting bagi pengurus BUMNeg terutama yang berkaitan dengan Manajemen Keuangan dari perencanaan hingga pelaporan, Pengelolaan kas, pembukuan, Strategi pengembangan unit usaha untuk meningkatkan Pendapatan Asli Negeri serta Optimalisasi pendapatan dan efisiensi biaya dalam manajemen keuangan.
“Kami ingin menegaskan bahwa BUMNeg juga harus mampu mengambil peran dalam mendukung prioritas pembangunan nasional, terutama dalam program MBG maupun KOPDES,”ujar Bupati.
Ia menyebut, dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), BUMNeg dapat menjadi mitra pemerintah dengan mengembangkan usaha penyediaan bahan pangan lokal yang sehat, menghidupkan rantai pasok dari petani dan nelayan negeri, serta memastikan ketersediaan makanan bergizi untuk anak-anak dan masyarakat.
“Dengan demikian, BUMNeg bukan hanya mendukung perekonomian, tetapi juga berkontribusi dalam membangun generasi Maluku Tengah yang sehat, cerdas, dan kuat,”tandasnya.
Selain itu, dalam Gerakan Kepersi Merah Putih di desa, BUMNeg dapat berperan menyediakan sarana dan kebutuhan pendukung, memberdayakan pemuda, serta memastikan bahwa semangat nasionalisme dan kebersamaan benar-benar terwujud melalui kegiatan ekonomi dan sosial di tingkat negeri.
“Dengan peran aktif tersebut, maka BUMNeg bukan hanya menjadi “mesin ekonomi”, tetapi juga mitra pemerintah dalam mewujudkan keberhasilan kebijakan nasional di tingkat daerah,”tambah Zulkarnain.
Melalui kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh peserta agar menjadikan BUMNeg sebagai wadah penggerak ekonomi, penyedia lapangan kerja, penguatan kemandirian, sekaligus pilar yang menopang kesejahteraan dan pembangunan negeri.
“Saya berharap para pengurus dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh bisa langsung diaplikasikan di negeri masing-masing,”tutupnya.
Turut hadir, Forkopomda Kabupaten Maluku Tengah, Para Asisten, Staf Ahli dan Pimpinan perangkat daerah, Para Camat, Kepala Pemerintah Negeri dan para pengurus BUMNeg se- Kabupaten Maluku Tengah. (HS 10 )


