26.1 C
Ambon City
Rabu, 21 Februari 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bukti Baru Dugaan Penyelewengan DD Negeri Lama

AMBON, SPEKTRUM – Masyarakat Negeri Lama, kembali memberikan bukti tambahan terkait dugaan penyelwengan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2018.

Salah satu pemuda Negeri Lama , Patrick Papilaya mengatakan, bukti baru yang diberikan kepada pihak Kejari Ambon, berkaitan dengan pembangunan cafe terapung yang ternyata tidak memiliki ijin dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku. Alhasil, cafe tersebut disegal oleh DKP pada 30 Januari 2020 lalu. Padahal sebelumnya, perangakat Desa mengaku, bahwa pembangunan tersebut telah memiliki ijin resmi dari DKP.

“Dengan disegel oleh DKP, itu berarti Pemerintah Desa, dalam hal ini mantan Penjabat, Imelda Tahalele, telah melakukan penipuan. Karena sebelumnya, salah satu anak buahnya mengaku bahwa Pemerintah Desa telah mengantongi ijin untuk membangun cage tersebut. Kenyataannya justru tidak diberikan ijin. Karena sebenarnya, wilayah pesisir itu tidak diperkenankan membangun. Itu berarti, diduga ada kejahatan tentang pengelolaan dana desa,”ujarnya kepada Spektrum, di Ambon, Senin (2/3).

Untuk diketahui, pembangunan didaerah pesisir, bertentangan dengan Perda Nomor 1 Tahun 2018 menganai zonasi Wilayah.

Maka berdasarkan itu, sebagai pihak yang dari awal melakukan pelaporan terhadap dugaan korupsi DD Negeri Lama, kembali memberikan bukti tambahan atas laporan yang sebelumnya telah diserahkan kepada pihak Kejari Ambon.

“Diduga ada tindakan melawan hukum terkait dengan penyelewengan kewenangan, sehingga berakibat kepada kerugian negara sebesar Rp. 318.096.054 yang dipakai untuk pembangunan cafe dimaksud,”katanya.

Dengan itu, pihaknya berharap, kejaksaan negeri Ambon secepatnya    menindaklanjuti laporan masyarakat Negeri lama tersebut.

“Kasi Intel Kejari Kota mengatakan waktunya 2 bulan untuk Inspketorat melakukan audit terhadap temuan masyarakat itu, tapi sejak 16 Desember 2019 hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait laporan masyarakat. 

Jika ini masih berlarut-larut maka kami pastikan akan melakukan aksi besar-besaran di depan kantor Kejari Ambon,”tandasnya. (S-01)

Berita Terkait

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles