Terkait persoalan kemacetan di kota Ambon, pakar transportasi di Maluku, Prof Marcus Tukan, mengatakan, kemacetan di kota Ambon lebih pada situasional di saat tertentu dan harus ada rekayasa.

“Jadi harus ada alternatif untuk jangka panjang yaitu membangun jalan layang dan semua mobil dari luar kota Ambon harus benar-benar diatur karena jika tidak ditangani dengan baik maka akan memunculkan masalah baru di lapangan seperti perkelahian dan sebagainya,” ucapnya.

Di sisi lain, ia mengaku masih banyak aparatur negara kita di kota Ambon yang belum memberikan contoh berlalulintas dengan baik dan ini sangat disesalkan.

“Saya pikir kalau kita mau menghimbau masyarakat maka aparat pemerintah harus benar-benar tertib dulu dalam berlalulintas sebelum kita melangkah pada solusi alternatif lain dalam menuntaskan kemacetan ini,” tegasnya.

Ia juga berharap semua komponen yang ada bersama pemerintah daerah dapat bersinergi dalam peyelesaian masalah kemacetan yang terjadi saat ini. (MG-16)