Ia mengungkapkan persoalan transportasi bukan saja harus terfokus di pusat kota, tetapi juga dapat menyiapkan terminal baru di luar kota agar tidak terjadi penumpukan.
“Kita harus membangun terminal baru di luar kota sehingga kendaraan luar kota tidak menumpuk di pusat kota dan dengan adanya terminal dan pasar baru yang cukup baik akan meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di luar kota,” ujarnya.
Ia berharap persoalan kemacetan di kota Ambon dapat menjadi perhatian bersama dari semua pihak. Sebab, masalah ini bukan saja menjadi tanggung jawab pihak lalu lintas.
“Jadi persoalan kemacetan ini bukan saja tanggung jawab pihak lalu lintas namun juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan semua unsur terkait, dan saya mau sampaikan jika kita semua tertib berlalulintas maka arus lalu lintas akan lancar,” ucapnya.
Senada dengan Wali kota, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robert Sapulette, menambahkan, kemacetan di kota Ambon terjadi karena beberapa persoalan yang dihadapi. Seperti pengemudi yang tidak tertib, para pedangang di pasar Mardika yang berjualan hingga badan jalan, dan adanya arus kendaraan keluar masuk kawasan Batu Merah Dalam.
