SPEKTRUM, ONLINE, MASOHI – Masohi Spektrum Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir membuka dengan resmi kegiatan Pendidikan Dasar Pengurus Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Cabang Kabupaten Maluku Tengah yang berlangsung di Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin, Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat, 04/07/2025.

Ketua dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku, Ketua dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Maluku Tengah, Pimpinan dan segenap pengasuh Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin, Para instruktur dan narasumber serta pendidikan kader penggerak NU.

“Saya, atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama atas penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai bagian dari ikhtiar mencetak kader-kader penggerak yang memiliki wawasan keulamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan,”ungkap Bupati.

Dikatakan, NU tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang strategis dalam menjaga persatuan, membangun peradaban, dan mengawal nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.

“Oleh karena itu, keberadaan kader-kader penggerak yang militan, mumpuni, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat adalah sebuah keharusan,”ujarnya.

Pemerintah Daerah Maluku Tengah sangat mendukung upaya NU dalam penguatan kapasitas kader, sebab kader NU bukan hanya dituntut mampu berdakwah, tetapi juga harus bisa menggerakkan masyarakat dalam pembangunan, menjaga toleransi, serta menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Terima kasih kepada Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin yang telah menjadi tuan rumah. Semoga pondok pesantren ini senantiasa menjadi sumber cahaya ilmu dan tempat lahirnya para pejuang umat dan bangsa,”tambahnya.

Bupati juta berpesan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menyerap ilmu dan semangat mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu.

“Jadilah kader yang mampu berdiri di garda depan dalam membela agama, bangsa, dan negara dengan akhlakul karimah,”tutup Bupati. (HS 10)