“Untuk itu, diperlukan pemikiran dan pemahaman positif, dalam membangun konsep dan strategi pembangunan secara terarah, terpadu, serta bersinergi antar sektor. Semakin baik dan memadainya infrastruktur di suatu wilayah, maka akan berimplikasi positif dan signifikan terhadap output pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sekda menyampaikan, selain pelayanan dasar, infrastruktur dasar merupakan bagian integral dari program pembangunan pemerintah. SepertiĀ  jalan, jembatan, bendungan, sungai dan pantai, rawa, irigasi, air minum, perumahan, sanitasi dan sarana-prasarana umum lainnya. Semuanya merupakan indikator kinerja, dan penunjang utama bagi proses kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: Buka Raker Perpustakaan dan Kearsipan, Ini Pesan Sekda Maluku

Ke depan lanjut Sekda, beberapa major project infrastruktur, juga segera dibangun di Maluku, seperti Pelabuhan Perikanan dan Fish Market bertaraf internasional, pembangunan Tujuh Ruas Trans Maluku dan pengembangan Blok Masela.

“Pemda sangat mengharapkan keterlibatan pemerintah pusat, untuk mempercepat pembangunan proyek strategis nasional, yang ada di Maluku. Semua ini dilakukan, dalam rangka memenuhi kebutuhan rakyat dan meningkatkan kesejateraan masyarakat Maluku,” lanjutnya.

Baca juga: Usai Menyelam, Sekda Terapi Oksigen Segar

Sekda menginstruksikan kepada semua stakeholder pembangunan infrastruktur dari level pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten kota, agar terus membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi intensif, guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Maluku.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Maluku Muhamad Marasabessy mengatakan, Forum OPD ini bertujuan meningkatkan program pembangunan bidang PUPR melalui Sinkronisasi dan penajaman program dan kegiatan Pemprov, Kabupaten Kota maupun BPJN XVI Maluku dan Maluku Utara, BWS Maluku dan BPPW Maluku serta sinergiritas PUPR yang adaptif dan inovatif.

“Ke depan, kita menyiapkan program strategis di 11 kabupaten kota sesuai arahan pak Gubernur. Kita lihat, program strategis apa yang ada di daerah terutama kemiskinan dan pariwisata. Memang fokusnya ke sana, lalu kita dorong sektor itu dengan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Kadis menjelaskan, beberapa hari kemarin, pihaknya mengadakan kajian mengenai dukungan untuk mendukung pariwisata di Maluku. Makanya perlu disiapkan kriteria perencanaan. Andai perencanaan telah rampung maka dukungan pembangunan ini perlu dilakukan secara kerjasama. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat.