27.7 C
Ambon City
Kamis, 13 Juni 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mantan Narapidana Bom Hotel Mega, Bakal Jadi Komut Bank Maluku

AMBON, SPEKTRUM – Kisman Latumakulita mantan narapidana pemilik bom di Hotel Mega tahun 2003 diusulkan pemegang saham Bank Maluku dan Maluku Utara untuk menduduki jabatan Komisaris Utama.

Pengusulan Kisman Latumakulita sebagai Komisaris Utama Bank Maluku dan Maluku Utara dibenarkan Direktur Utama Bank Maluku, Syahrizal.

“Pengusulan Kisman Latumakulita oleh para pemegang saham pada RUPS lalu, dan memang itu domain mereka,” katanya kepada Spektrum, Rabu (22/03/2023).

Namun lanjut Syahrizal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan lakukan uji kelayakan terhadap yang bersangkutan
“Namun yang akan lakukan tes serta uji kelayakan adalah OJK,” tandasnya.

Syahrizal menegaskan jika dalam pengusulan calon Komisaris Utama merupakan hak pemegang saham dan tidak bisa diintervensi pihak manapun termasuk Direksi Bank Maluku Maluku Utara.

“Kewenangannya ada di pemegang saham, kita tak bisa mengintervensi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua OJK Perwakilan Provimsi Maluku, Ronny Nazra memastikan untuk menduduki jabatan tertentu, seseorang harus memiliki integritas yang baik. Minimal memiliki track record yang bersih dan tidak terlibat kejahatan.

“Jika memang seseorang memiliki track record kejahatan, sudah pasti akan menjadi pertimbangan utama untuk menilai integritas calon komisaris utama suatu bank,” kata Kepala OJK Perwakilan Maluku, Ronny Nazra yang dihubungi Spektrum, semalam.

Nazra menegaskan jika seseorang pernah terlibat kejahatan maka dipastikan orang tersebut tidak patut menduduki jabatan itu.
“Betul, jika tindak kejahatan yang bersangkutan terbukti secara sah. Sudah dapat dipastikan dia tidak patut menduduki jabatan tersebut,” tegas Nazra.

Untuk diketahui, Kisman Latumakulita pernah ditahan Polda Metro Jaya tahun 2003, lantaran yang bersangkutan pernah membawa dan menyimpan bom di Kamar 105 Hotel Mega Jakarta.

Bahkan akibat perbuatannya pada tahun 2003 tersebut, Kisman dan dua rekannya dijatuhi hukuman 3 tahun penjara.

Kisman Latumakulita yang pernah menjadi wartawan Harian Ekonomi Neraca dan Harian Terbit diketahui pernah lakukan pengamanan di kediaman mantan Menteri Keuangan RI, Fuad Bawasier. Bukan hanya mengamankan kediaman, Kisman Latumakulita juga mengawal kemanapun Bawasier pergi.

Sementara itu, Kisman Latumakulita yang dihubungi Spektrum melalui pesan singkat WA, Senin (20/03/2023), dan Rabu (22/03/2023) namun pesan hanya dibaca dan tidak dibalas demikian juga yang bersangkutan tidak menjawab panggilan telepon. (*)

Berita Terkait

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Articles