28.5 C
Ambon City
Selasa, 29 November 2022
spot_img

Bupati Noach, Lantik Kades Nomaha

KISAR, SPEKTRUM – Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Thomas Noach lantik Kepala Desa Nomaha, Richardo Anthony masa periode 2022-2028 yang berlangsung di Kantor Desa Nomaha Kecamatan Kisar Utara Kabupaten Maluku Barat Daya, (MBD), Rabu (09/11/22).

Dalam sambutan, Bupati menyampaikan selamat bagi kades baru, selamat datang dalam sistem Pemerintahan Kabupaten MBD yang terpusat pada sistem besar Pemerintahan Indonesia.

“Artinya harus tunduk kepada tata kelola pemerintahan yang telah ditetapkan. Segera Laksanakan perbinanan dan pemberdayaan lebih singkatnya perintah membangun Desa. Bina rakyat supaya rakyat lebih kuat dan mandiri,” katanya mengingatkan.

“Pemimpin harus tunduk lebih rendah, satukan hati untuk perkembangan desa karena desa ini milik kita bersama, satukan langkah bersama para BPD, para kepala Soa untuk jalan bersama,” katanya mengingatkan.

Menurut Noach, sebelum mengangkat perangkat desa, Kades harus melihat dan mengacu pada UU No. 8 tentang desa dan satu komando serta satu perintah, dalam memimpin.

“Kenapa Negara Indonesia memiliki lambang Burung Garuda karena 0memiliki sayap yang besar untuk melindungi rakyatnya dan membimbing rakyatnya. Kades harus mencontohi hal tersebut,” ingatnya.

Noach juga mengingatkan agar kades jangan pernah merasa hebat sendiri, oleh karena itu masyarakat yang awalnya tidak tahu akan memiliki pengetahuan lebih jika ada kemauan untuk menjatuhkan pemimpinnya,” katanya mengingatkan.

Menurutnya, upayakan untuk selalu dekat dengan rakyat dan kembangkan potensi desa untuk kemakmuran masyarakat Desa Nomaha dan berdayakan Bumdes untuk mengembangkan perekonomian Desa.

“Saya berharap Bumdes Nomaha bisa bangkit dan menguntungkan masyarakat Desa Nomaha,” katanya berharap..

Diakuinya, Kades baru jangan sungkan-sungkan komunikasi dengan dinas DPMD Kab. MBD dan camat, bertanya serta diskusi tentang tata kelola pemerintahan desa. Banyak bertanya agar tidak tersesat dalam mengambil keputusan.

Pemimpin itu biasanya dijadikan tempat sampah, orang-orang mengeluarkan kata-kata kotor dan lain-lain tapi jangan pernah kita menjadi sampah. Kita orang-orang yang bisa membangun,” jelasnya lagi. (MG 12)

Berita Terkait

Stay Connected

0FansSuka
3,587PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles