Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Viral! Anggota TNI Pukul Anggota Polisi di Ambon

Viral! Anggota TNI Pukul Anggota Polisi di Ambon

AMBON,SPEKTRUM-Aksi pemukulan anggota TNI terhadap dua anggota Polisi di Ambon, hari Rabu (24/11/201) viral di masyarakat. Video pemukulan dua anggota Polisi ini diketahui terjadi di Pos Lantas Mardika-Kota Ambon.
Dalam video tersebut nampak oknum anggota TNI yang berpakaian dinas loreng melakukan pemukulan tanpa ampun terhadap dua anggota Polisi ini secara bergantian. Dan coba dilerai seorang warga berjaket merah.

Tak lama kemudian, nampak datang seorang bapak menggunakan jaket TNI memarkir motor dan melerai aksi pemukulan tersebut, namun anggota TNI tersebut tetap ngotot melakukan pemukulan terhadap dua anggota Polisi yang dipukul hingga jatuh terlentang.

Masyarakat yang merekam insiden tersebut ada yang secara histeris berteriak agar melerai aksi penganiayaan tersebut namun tidak ada masyarkat yang berani menghadang aksi oknum anggota TNI tersebut.

Dari penelusuran Spektrum, oknum anggota TNI pelaku pemukulan tersebut adalah Pratu BK anggota Provost Kodam XVI Pattimura. Sementara dua anggota Polisi korban pemukulan itu berasal dari Satuan Polisi Lalu Lintas (Lantas) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, adalah Bripka NS dan Bripka ZL.

Kronologis kejadian yang dihimpun dari lokasi menyebutkan, persoalan ini bermula ketika saudara oknum TNI ini (dalam video yang berjaket merah), ditahan oleh anggota Lantas sebab tidak menggunakan helm, dan mengendarai sepeda motor trail milik oknum anggota TNI Pratu BK ini.

Tidak terima dihentikan oleh anggota Lantas, warga tersebut menelepon Pratu BK yang tak lama kemudian datang dan langsung memaki kedua anggota Lantas Polres tersebut dan langsung melakukan aksi pemukulan dengan brutal dan membabi buta.

Kabarnya, oknum anggota TNI Pratu BK adalah atlet tinju yang baru saja pulang dari PON XX Papua. Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak Kodam XVI Pattimura rekait aksi memalukan oknum anggota TNI tersebut. (TIM)

Pin It on Pinterest