Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Diduga, Ada Maling Beraksi di JNE Ekspress Ambon

Diduga, Ada Maling Beraksi di JNE Ekspress Ambon

Frans : JNE, Sepeda Motor Saya Dimana?

AMBON, SPEKTRUM – Diduga ada maling beraksi di lembaga ekspedisi JNE Ambon. Sebab, pelayanan Ekspedisi JNE Ambon membuat salah seorang pelanggan kecewa dan merasa dirugikan, lantaran kirimannya berupa sepeda motor tak kunjung tiba di tempat tujuan yakni di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
(NTT).

Sebab, barang yang dikirim menggunakan jasa pelayanan Ekspedisi JNE yang beralamat di Jalan Setiabudi, samping Es Pisang Pemuda Ambon. Ada 10 paket, yang dikirim termasuk satu unit sepeda motor.
“Tanggal 12 Juni lalu saya mengirim barang dari Ambon tujuan Kupang lewat JNE di Ambon. Kantornya di Jalan Setiabudi, samping Es Pisang Pemuda. Ada 10 paket, termasuk satu unit sepeda motor. Petugas saat itu bilang, kiriman akan tiba paling cepat tiga minggu tapi kalau lambat mentok satu bulan. Artinya, paling lama tanggal 12 Juli sudah tiba di Kupang,” kata wartawan Harian Kompas itu kepada Spektrum melalui sambungan telepon, Jumat (23/07/2021)

Sayangnya, apa yang dijanjikan petugas JNE Ambon tidak terbukti, sebab tanggal 12 Juli belum ada tanda-tanda kirimannya tiba.
“Tanggal 18 Juli petugas mengantar barang. Kemudian saya cek kondisi barang. Melihat sepeda lipat mereka bungkus dgn karung, pikiran saya sudah ga enak. Dan benar,” katanya.

Frans menjelaskan, kondisi sepada lipatnya, gear depan peot, ring pelindung gir patah.
“Sekarang kalau saya lari dengan gigi 1, rantai langsung terlepas. Juga kerusakan lainnya. Saya tanya dimana sepeda motor ? kata mereka, lagi proses. Lho, kan semua barang ini saya kirim dalam waktu bersamaan. Mengapa ada yg belakangan?
Saya masih bersabar,” katanya kesal..

Dan, lanjut Frans, hari ini, Jumat 23 Juli dirinya kembali cek ke Kantor Pusat JNE di Kupang.
“CS mengecek posisi motor, katanya: belum terbaca. Astaga..
Saya coba hubungan JNE di Ambon. Kata petugas di Ambon lewat pesan singkat. “Akan saya ajukan ke catur service”. Saya coba telepon minta penjelasan, tidak diangkat,” katanya.

Frans menduga ada yang tidak beres.
“Saya mau tanya saja, JNE, kalian simpan dimana motor itu?” katanya. (tim)

Pin It on Pinterest